Saat-saat yang membahagiakan

Foto diatas (diambil tahun berapa ya ?) adalah salah satu saat yang membahagiakan bagi keluarga besar Kaidan, ketika seorang cucunya menikah (siapa hayo….). Silakan dikomentari, ada siapa sajakah di foto ini, apakah ada yang bisa cerita bagaimana kedua sejoli berjumpa…. Ada hadiah bagi sepuluh komentar terbaik
beneran… oleh-oleh dari Australia lagi he he… ayo cepat
Categories: Uncategorized
Saya dulu memanggilnya wak Enu dan Wak Iyah, sewaktu saya SMA dan kuliah kalau main ke Puncak sering mampir ke Bogor, jam sebelas malam juga mampir aza, waktu itu masih bandel sih. Kalau di ingat2 keterlaluan deh.
Wak Enu’ tuh orangnya kalem banget, sewaktu kami tinggal di Kalimantan beliau pernah mampir kesana, sewaktu kami tinggal di Pulomas Jak-Tim saya pernah mengantarkan ke ke Bogor.
Teh Ida dimana nih belum kasih2 komentar?
Neneng dan Ahmad Djazuli hadir juga tuh di foto.
Salam dari keluarga Hadi untuk keluarga wa’ Enu, teh Ida dan lainnya…hehehehe….lupa lagi tuh namanya..sorry ya….
Seratus Aa Hadi
Yang menikah difoto itu adalah wak Nurhasan Ibnu Hajar (wak eNu) dan wak Iyah. Disebelah kiri wak Enu saya kira adalah Aki Ibnu Hajar (?), dan disebelah kanan mempelai wanita adalah isteri dari Aki Ibnu Hajar yakni Nyai H. Ijah. Paling sebelah kiri, berkerudung putih adalah Nyak Mujenah, yang merupakan adik langsung dari Ibnu Hajar. Nongkrong dibawah, para jagoan, dari sebelah kanan adalah wak Jazuli, Zaini Arief, Husni Ibnu hajar, dan wak Adang. nah, yang sebelah kanan wak Adang itu siapa ya ? Berdiri dibelakang wak jazuli adalah wak Enzen