Nyak H. Saanih
Nyak H. Saanih adalah isteri pertama dari H. Kaidan. Nyak H. Saanih adalah anak tunggal dari tokoh hartawan di Bekasi yaitu H. Arief. Nama H. Arief diabadikan menjadi nama masjid di dekat pasar yang semula namanya El-Muwahhidin. Setelah nama El-Muwahidin dipakai untuk masjid di jl Kartini, nama masjid itu menjadi Al-Arief. Ibu dari nyak H. Saanih, atau isteriu dari H. Arief dikenal dengan sebutan H. Rumput, tidak diketahui dengan pasti mengapa disebut demikian, dan nama asli beliau juga tidak diketahui. H. Rumput ini asal usulnya dari tanah Jawa (Tengah atau Timur ?).
Dari nyai H. Saanih, H. Kaidan dikaruniai lima orang anak, yaitu: Ibnu Hajar, Mujenah, Arfiah, Gozali dan Muhammad Ali. Menurut penuturan salah satu cucu beliau: H. Zaini Arief, yang merupakan anak ketiga dari nyak H. Mujenah, saat masih kecil, Zaini kecil sering dibawa-bawa/digendong oleh Nyai H. Saanih ini. Meninggalnya H. Saanih, menurut penuturan cucunya itu, lantaran kakinya mengalami infeksi akibat tertusuk belarak (daun kering) dari pohon kelapa yang jatuh. Infeksinya tidak dapat disembuhkan hingga beliau menemui ajal. Allahumaghfirlaha warhamha wa’afiha wa’fu’anha.
Setelah Nyak H. Saanih wafat, H. Kaidan menikah lagi dengan Umrah (Nyai Meroh). Dari nyai Meroh, H. Kaidan dikaruniai empat oang anak yakni nyai Titi, nyai Fat (Fatimah), Kong Uu dan Husin.
Komentar Terakhir